Minggu, 16 Oktober 2016

Pengertian dan Perbedaan Hipotonik, Isotonik dan Hipertonik

Pengertian Hipotonik, Isotonik dan Hipertonik




  • Hipotonik
Hipotonik yaitu larutan yang mempunyai konsentrasi zat terlarut yang lbh rendah dgn larutan yang lain (air bergerak masuk ke dalam sel) 

  • Isotonik 
Isotonik yaitu suatu larutan yang mempunyai konsentrasi zat terlarut yang sama dengan larutan lain ( tidak bergerak )

  • Hipertonik
 Hipertonik yaitu larutan yang mempunyai konsentrasi zat terlarut yang lbh tinggi dgn larutan yang lain (air bergerak keluar sel)






Perbeadaan Hipotonik, Isotonik dan Hipertonik

  • Hipotonik
Jika phi cairan < phi plasma darah, maka cairan bersifat hipotonik terhadap plasma darah. Hal ini menyebabkan net aliran pelarut air dari cairan ke plasma darah. Akibatnya sel darah merah akan menggembung dan dapat pecah.


  • Isotonik

Jika phi cairan = phi plasma darah, maka cairan bersifat isotonic terhadap plasma darah. Hal ini menyebabkan net aliran keluar masuk sel sama dengan nol. Akibatnya, sel darah merah tidak menggembung atau mengerut.

  • Hipertonik

Jika phi cairan > phi plasma darah, maka cairan bersifat hipertonik terhadap plasma darah. Hal ini menyebabkan net aliran air dari dalam ke luar plasma. Akibatnya, sel darah merah akan mengerut karena kehilangan air.


4 komentar: